SHARE

Barista Adalah: Pengertian, Tugas, dan Skill yang Dibutuhkan

Sovia
barista adalah

Kamu pasti sudah sering mendengar kata “barista”, kan? Istilah ini semakin populer, terutama di kalangan anak muda. 

Dengan banyaknya kafe dan kedai kopi yang bermunculan, istilah barista kini menjadi semakin popular. Tak sekadar membuat kopi, seorang barista memiliki peran penting dalam pengalaman pelanggan.

Artikel ini akan membahas tugas-tugas barista dan skill yang harus dikuasai agar kamu bisa lebih memahami profesi ini.

Apa Itu Barista?

Apa Itu Barista?

Sumber: freepik.com

Barista adalah seseorang yang menyiapkan dan menyajikan kopi dengan keterampilan dan pengetahuan mendalam. 

Barista bukan sekadar pembuat kopi, tetapi juga ahli dalam memilih biji kopi, mengolahnya dengan teknik terbaik, dan menciptakan pengalaman minum kopi yang istimewa.

Barista adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan, ketelitian, dan kreativitas. Mulai dari mengoperasikan mesin espresso hingga menyusun latte art, setiap proses dilakukan dengan keahlian tinggi. 

Seorang barista juga harus memahami karakteristik rasa kopi agar dapat menyajikan minuman yang sesuai dengan selera pelanggan. Inilah yang membuat profesi barista semakin dihargai dalam dunia kopi.

Selain itu, ada beberapa jenis barista berdasarkan pengalaman dan tanggung jawabnya, seperti:

Head Barista

Head barista adalah pemimpin di balik bar kopi. Mereka memastikan setiap minuman memiliki standar kualitas terbaik, melatih tim, dan mengelola operasional harian.

Junior Barista

Junior barista adalah mereka yang baru memulai perjalanan di dunia kopi. Mereka belajar teknik dasar penyeduhan, memahami karakteristik biji kopi, dan berlatih menyajikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

Mobile Barista

Mobile barista adalah barista yang bekerja di luar kedai kopi, biasanya menggunakan coffee cart atau van untuk menyajikan kopi di berbagai lokasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Barista

Berikut adalah beberapa tugas dan tanggung jawab seorang barista:

1. Meracik dan Menyajikan Minuman

Seorang barista bertanggung jawab meracik dan menyajikan minuman yang sesuai standar kualitas. 

Bukan hanya kopi, tapi juga minuman lain yang ada dalam men seperti cokelat, teh tarik, dan thai tea. Setiap kedai memiliki metode penyajian unik, mulai dari manual brew hingga mesin espresso.

2. Merawat dan Membersihkan Mesin Kopi

Kinerja mesin espresso sangat bergantung pada perawatannya. Barista harus memastikan setiap komponen, seperti portafilter dan steam wand, selalu dalam kondisi bersih. 

Portafilter bisa direndam dalam air panas, sedangkan steam wand perlu dilap dengan kain lembap khusus setelah digunakan.

3. Menjaga Kebersihan dan Kerapihan Kedai

Kenyamanan pelanggan dimulai dari lingkungan yang bersih. Barista perlu memastikan area kasir, meja, dan dapur tetap rapi. Kedai kopi yang bersih akan menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan dan membuat pelanggan ingin kembali lagi.

4. Melayani Pelanggan dengan Ramah

Interaksi dengan pelanggan adalah bagian penting dari tugas barista. Selain menerima pesanan, barista juga bertanggung jawab memproses pembayaran. Kemampuan mengoperasikan mesin kasir dan bersikap ramah akan meningkatkan kepuasan pelanggan.

5. Memberikan Rekomendasi Menu

Setiap pelanggan memiliki preferensi berbeda. Ada yang sudah paham jenis kopi favoritnya, ada juga yang butuh rekomendasi. Barista harus bisa menjelaskan karakteristik setiap minuman agar pelanggan menemukan pilihan terbaik.

6. Memproses Transaksi

Beberapa kedai kopi juga menugaskan barista untuk memproses transaksi pembeli. Baik pembayaran tunai maupun digital, semuanya harus diproses dengan teliti dan cepat.

Baca juga: Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Kasir yang Wajib Diketahui

Skill yang Perlu Dimiliki Seorang Barista

Di balik setiap cangkir kopi yang sempurna, seorang barista perlu memiliki keterampilan dan dedikasi yang besar. Berikut adalah beberapa skill yang harus dimiliki seorang barista:

1. Memahami Kopi Secara Mendalam

Seorang barista harus memiliki pemahaman mendalam tentang kopi, mulai dari jenis biji, tingkat keasaman, hingga metode penyeduhan. Misalnya, kopi Arabika memiliki rasa lebih asam dibandingkan Robusta. 

Selain itu, ukuran gilingan, suhu steaming susu, hingga teknik pemanggangan juga mempengaruhi cita rasa. Dengan penguasaan teknik dan pengetahuan ini, seorang barista bisa menghasilkan kopi dengan kualitas terbaik.

2. Kemampuan Komunikasi yang Baik

Kopi adalah seni, dan interaksi dengan pelanggan adalah bagian dari seni tersebut. Barista harus mampu menjelaskan menu, merekomendasikan pilihan kopi, serta memberikan informasi promosi dengan cara yang ramah dan informatif. 

Kemampuan komunikasi juga penting dalam tim agar operasional kedai tetap berjalan lancar tanpa miskomunikasi.

3. Kerja Sama Tim yang Solid

Ketika kedai kopi memasuki jam sibuk, koordinasi dalam tim sangat penting. Pembagian tugas, seperti menyiapkan pesanan, menangani pembayaran, hingga menjaga kebersihan area kerja, akan membantu menciptakan ritme kerja yang efisien. Tanpa kerja sama yang baik, pengalaman pelanggan bisa terganggu.

4. Multitasking

Dalam satu waktu, seorang barista bisa menerima pesanan, mengoperasikan mesin kasir, menyiapkan minuman, dan tetap memberikan pelayanan ramah. 

Kemampuan multitasking sangat dibutuhkan agar setiap pesanan tersaji dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas. 

Ketelitian dan manajemen waktu yang baik menjadi kunci sukses dalam menangani berbagai tugas sekaligus.

5. Detail dan Ketelitian dalam Setiap Proses

Menyajikan kopi yang sempurna memerlukan perhatian pada detail. Seorang barista harus memastikan pesanan pelanggan dibuat sesuai permintaan, memahami kebutuhan khusus, serta menjaga kebersihan peralatan. 

Ketelitian dalam hal kecil seperti urutan penyajian hingga takaran bahan akan berdampak besar pada kepuasan pelanggan.

6. Keterampilan Pelayanan Pelanggan

Lebih dari sekadar menyajikan minuman, seorang barista adalah wajah dari kedai kopi. Sikap ramah, pelayanan yang cepat, dan keinginan untuk memberikan pengalaman terbaik akan meningkatkan loyalitas pelanggan. 

Layanan yang baik bisa membuat pelanggan kembali, bahkan menjadi pelanggan setia.

Baca juga: Contoh Iklan Produk Makanan yang Sukses Menarik Pembeli

Range Gaji Barista di Indonesia

Selain tugas dan skill, hal yang sering bikin penasaran dari profesi ini adalah soal penghasilan. Range gaji barista di Indonesia cukup beragam dan dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, seperti pengalaman kerja, lokasi kedai, serta skala bisnis tempat barista bekerja.

Untuk junior barista, gaji umumnya berada di kisaran Rp2.000.000 hingga Rp3.000.000 per bulan. Nominal ini biasanya berlaku untuk barista pemula yang baru masuk dunia kopi dan masih dalam tahap belajar teknik dasar penyeduhan serta pelayanan pelanggan.

Sementara itu, barista dengan pengalaman menengah bisa mendapatkan gaji sekitar Rp3.000.000 hingga Rp4.500.000 per bulan. Pada level ini, barista sudah lebih mahir mengoperasikan mesin espresso, memahami karakter kopi, dan mampu bekerja dengan ritme cepat saat jam ramai.

Untuk posisi head barista, gaji cenderung lebih tinggi, yakni berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp7.000.000 per bulan, tergantung tanggung jawab dan ukuran kedai. 

Head barista biasanya bertugas mengatur standar kualitas minuman, melatih tim, hingga membantu pengelolaan operasional bar kopi. Selain gaji pokok, banyak barista juga menerima tambahan penghasilan berupa uang servis, tip pelanggan, insentif penjualan, atau bonus tertentu. 

Di beberapa kedai kopi, barista juga mendapat fasilitas lain seperti makan, pelatihan kopi, hingga peluang mengikuti kompetisi barista. Semakin tinggi skill dan pengalaman yang dimiliki, semakin besar pula potensi penghasilan yang bisa didapatkan.

FAQ Seputar Profesi Barista

1. Barista adalah pekerjaan apa?

Barista adalah profesi yang bertugas menyiapkan dan menyajikan kopi serta minuman lainnya dengan teknik khusus. Barista juga berperan penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan saat menikmati kopi di kedai.

2. Apakah barista harus bisa latte art?

Latte art bukan kewajiban mutlak, tapi menjadi nilai tambah. Banyak kedai kopi menjadikan latte art sebagai standar visual dan daya tarik, terutama untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

3. Apa saja skill utama yang harus dimiliki barista?

Barista perlu memahami kopi, mampu berkomunikasi dengan baik, terbiasa multitasking, teliti, dan memiliki kemampuan pelayanan pelanggan. Kerja sama tim juga sangat penting, terutama saat jam sibuk.

4. Berapa range gaji barista di Indonesia?

Range gaji barista bervariasi. Junior barista biasanya menerima gaji sekitar Rp2.000.000-Rp3.000.000 per bulan. Barista berpengalaman bisa memperoleh Rp3.000.000-Rp4.500.000. Sementara head barista dapat menerima gaji mulai dari Rp5.000.000 hingga Rp7.000.000 per bulan, tergantung skala bisnis dan lokasi kedai.

5. Faktor apa saja yang memengaruhi gaji barista?

Gaji barista dipengaruhi oleh pengalaman kerja, posisi jabatan, lokasi kedai, jam operasional, serta reputasi bisnis. Tambahan penghasilan juga bisa datang dari tip, uang servis, dan bonus penjualan.

Kesimpulan

Barista adalah profesi yang menggabungkan kreativitas, keahlian, dan pelayanan terbaik. 

Dengan berbagai keterampilan yang harus dikuasai, peran ini tidak hanya menarik tetapi juga krusial dalam menciptakan pengalaman ngopi yang berkesan.

Ingin bisnis kulinermu lebih maju dan efisien? Manfaatkan solusi dari ESB untuk digitalisasi operasional bisnismu. 

Dari manajemen stok hingga sistem kasir, semuanya terintegrasi dalam satu platform untuk membantu bisnis berjalan lebih lancar dan berkembang lebih optimal. Hubungi kami sekarang dan konsultasikan bisnismu!

SHARE
Promo Kami
Inspirasi Lainnya