SHARE
6 Aplikasi Laporan Keuangan Gratis Terbaik untuk Bisnis di 2026
Nadiyah Fatin
Membangun pembukuan yang rapi adalah langkah penting bagi bisnis yang ingin berkembang.
banyak pelaku usaha masih merasa laporan keuangan itu rumit, teknis, atau membutuhkan software berbayar yang mahal.
Padahal, sekarang sudah banyak aplikasi laporan keuangan gratis yang mampu membantu bisnis mencatat pemasukan, pengeluaran, dan arus kas tanpa biaya apa pun.
Aplikasi-aplikasi ini bukan hanya mempermudah pencatatan, tetapi juga membantu pemilik usaha memahami kondisi bisnis secara real-time.
Dengan laporan yang lebih jelas, keputusan-keputusan penting bisa dibuat dengan lebih percaya diri.
Berikut rekomendasi aplikasi laporan keuangan gratis terbaik di 2025 yang bisa kamu pertimbangkan.
Mengapa Bisnis Sebaiknya Menggunakan Aplikasi Laporan Keuangan?
Sebelum memilih aplikasi, penting memahami kenapa pencatatan digital semakin dibutuhkan. Inilah alasannya:
1. Menghemat waktu dan tenaga
Aplikasi otomatis mengolah data tanpa input manual berulang. Kamu cukup mencatat transaksi, dan laporan langsung terbentuk.
2. Mengurangi risiko kesalahan
Kesalahan hitungan baik karena lupa, tergesa-gesa, atau salah input lebih mudah terjadi saat menggunakan buku nota atau Excel.
3. Memberikan visibilitas keuangan yang lebih jelas
Dengan aplikasi, kamu bisa melihat arus kas harian, performa bulanan, hingga tren keuangan tanpa harus menunggu laporan akhir bulan.
4. Membantu perencanaan bisnis
Keputusan bisnis jauh lebih akurat ketika didukung data lengkap dan terstruktur.
Baca juga: 7 Virtual Credit Card Terbaik, Cocok untuk Bisnis F&B
Rekomendasi Aplikasi Laporan Keuangan Gratis di 2025
1. Paper
Paper adalah aplikasi laporan keuangan gratis dan otomatis yang terhubung langsung dengan fitur invoice, tagihan, dan pembayaran.
Setiap transaksi yang terjadi di platform akan otomatis tersusun menjadi laporan laba rugi dan arus kas.
Pendekatan ini membuat proses pembukuan jauh lebih rapi tanpa harus memasukkan data dua kali.
Aplikasi ini cocok untuk bisnis yang ingin mulai tertib pembukuan sambil tetap punya fleksibilitas untuk mencatat penjualan, biaya, dan kegiatan operasional lainnya.
Versi gratisnya sudah cukup lengkap untuk kebutuhan UMKM, bisa kamu coba dengan gratis.
2. BukuWarung
BukuWarung populer di kalangan pedagang kecil dan UMKM karena antarmukanya sederhana dan mudah digunakan.
Aplikasi ini membantu mencatat pemasukan, pengeluaran, serta menyediakan ringkasan arus kas harian.
Cocok untuk usaha kecil yang ingin mulai digital tetapi belum membutuhkan fitur lengkap.
Walau tidak sedalam aplikasi akuntansi formal, BukuWarung memberikan gambaran awal mengenai kondisi finansial bisnis secara praktis.
3. TemanBisnis
TemanBisnis menawarkan visualisasi keuangan yang rapi dan ramah pengguna. Aplikasi ini membantu UMKM memantau pemasukan, pengeluaran, hingga kas bersih secara lebih jelas.
Fitur kategorisasi transaksinya cukup fleksibel, membuat pengguna dapat memetakan arus uang berdasarkan kebutuhan bisnis.
Versi gratisnya sudah menyediakan laporan dasar yang cukup membantu pengambilan keputusan harian.
4. Money Manager
Walaupun bukan aplikasi khusus akuntansi bisnis, banyak pelaku usaha mikro menggunakan Money Manager untuk memantau arus kas.
Pencatatannya cepat, laporan ringkasnya mudah dipahami, dan semua data tersimpan rapi per kategori.
Aplikasi ini cocok untuk freelancer, usaha rumahan, atau bisnis kecil yang butuh cara cepat mencatat pemasukan dan pengeluaran tanpa proses rumit.
5. AkunBiz
AkunBiz memberikan laporan keuangan dasar dengan pencatatan pemasukan, pengeluaran, serta ringkasan bulanan.
Fiturnya cukup lengkap untuk bisnis kecil yang baru mulai tertib keuangan.
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna mengekspor laporan untuk dibagikan ke mitra atau akuntan.
AkunBiz pas untuk pemilik usaha yang ingin aplikasi ringan tetapi tetap punya fitur laporan yang bisa diandalkan.
6. Template Excel / Google Sheets
Walaupun sederhana, template Excel atau Google Sheets masih menjadi pilihan gratis yang efektif untuk bisnis yang baru mulai.
Banyak template laporan keuangan gratis yang tersedia online dan bisa diubah sesuai kebutuhan. fleksibel, mudah diakses, dan bisa jadi langkah awal pembukuan.
Kekurangannya: saat transaksi makin banyak, spreadsheet mudah berantakan dan rawan salah input. Namun untuk tahap awal, ini tetap menjadi alternatif yang baik.
Baca juga: 7 Rekomendasi Kartu Kredit Perusahaan Terbaik untuk Kelola Pengeluaran Bisnis
Kesimpulan
Aplikasi laporan keuangan gratis memberi kemudahan besar bagi bisnis yang ingin mulai menata keuangan tanpa biaya tambahan.
Dengan pencatatan otomatis, laporan yang rapi, dan data yang selalu up to date, pemilik usaha bisa mengambil keputusan yang lebih informasional dan mengurangi risiko kebocoran yang tidak terdeteksi.
Setiap aplikasi memiliki pendekatannya sendiri. Ada yang simpel dan cocok untuk usaha mikro, ada yang lebih terintegrasi untuk bisnis yang ingin efisiensi lebih besar.
Yang terpenting adalah memilih aplikasi yang benar-benar mendukung ritme operasional bisnismu baik hari ini maupun saat bisnis mulai berkembang.
*Artikel ini hasil kerja sama antar ESB.id dan Paper.
SHARE