SHARE

Optimalkan Kinerja Bisnis dengan Inventory Control yang Efektif

Jika kamu saat ini bekerja di sebuah perusahaan pasti sudah tidak asing lagi dengan konsep inventory control. Dalam suatu perusahaan selalu terdapat stok produk yang disebut dengan persediaan.

Persediaan atau inventory ini adalah kumpulan barang dan sumber daya yang disimpan dalam suatu gudang atau penyimpanan untuk kemudian digunakan oleh perusahaan dalam proses jual beli kepada konsumen.

Persediaan yang disimpan di gudang ini biasanya terdiri dari bahan mentah, barang setengah jadi sampai produk jadi.

Persediaan atau stok barang ini disimpan di gudang sehingga dapat dipantau kualitas dan mutunya sebelum dilepas ke pasar. Kegiatan seperti ini dikenal sebagai pengendalian/pengelolaan persediaan atau inventory control.

Inventory Control Adalah

Pengertian dasar mengenai apa itu inventory control

Sumber: freepik.com

Inventory control merupakan suatu kegiatan usaha yang biasa dilakukan oleh pelaku usaha dengan tujuan menyediakan barang-barang yang dibutuhkan selama proses produksi agar berjalan dengan lancar dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi.

Risiko-risiko yang disebutkan di atas antara lain adalah kekurangan barang pada saat proses produksi, sehingga memungkinkan perusahaan memperoleh keuntungan yang relatif besar sekaligus menjaga biaya penyimpanan tetap rendah.

Pengelolaan persediaan harus seimbang. Jika kamu memiliki persediaan terlalu banyak atau over stock, biaya penyimpanan dan pemeliharaan produk Anda akan tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan pengeluaran bisnis dan pemborosan.

Sebaliknya, jika stok produk terlalu sedikit atau out of stock, maka waktu pengiriman produk yang disepakati dengan konsumen akan terhambat. Keterlambatan ini dapat menyebabkan konsumen beralih ke perusahaan lain.

Fungsi Inventory Control

Inventory control memiliki berbagai fungsi yang menguntungkan bagi setiap usaha

Sumber: paper id

Bagi perusahaan manufaktur, inventory control memiliki berbagai fitur yang sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan perusahaan, antara lain: 

1. Fungsi sebagai antisipasi bila adanya keterlambatan dalam proses pendistribusian atau pengiriman bahan baku ataupun barang yang sedang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

2. Dapat mengantisipasi semisal konsumen memesan produk yang salah dan perlu mengembalikannya lagi.

3. Sebagai langkah untuk antisipasi bila terjadi inflasi atau pun kenaikan harga dari barang secara mendadak atau tiba – tiba.

4. Bisa mendapatkan keuntungan dari pembelian yang dilakukan dengan cara mengacu kepada potongan kuantitas atau dikenal dengan istilah quantity discount.

5. Fungsi inventory control dapat digunakan untuk menyimpan bahan baku dan produk yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu atau musiman. Hal tersebut bakal memberikan kemudahan bagi para perusahaan yang tidak memiliki bahan baku atau barang yang tidak tersedia lagi di pasaran karena stok habis.

6. Fungsi yang terakhir adalah dapat memberikan pelayanan maksimal kepada para konsumen dengan adanya barang yang sudah tersedia dan dibutuhkan oleh konsumennya.

Strategi Inventory Control

3 strategi inventory control  yang menguntungkan

Sumber: Majapahit Teknologi

Inventory control memanfaatkan persediaan secara maksimal untuk menghasilkan keuntungan yang tinggi bagi perusahaan.

Pengendalian barang mempunyai tujuan yang bermanfaat bagi perusahaan. Selain itu, volume produksi dapat dimaksimalkan dengan lebih efisien, dan nilai tambah produktivitas dapat terwujud.

Untuk melakukan pengelolaan produk atau inventory control, ada beberapa metode atau strategi yang harus diterapkan seperti halnya berikut ini:

1. Mampu Mengoptimalkan Proses Pemesanan Ulang Barang Atau Stok

Strategi yang pertama adalah mengoptimalkan proses pemesanan ulang barang. Tujuan dari strategi ini adalah manajemen perusahaan perlu mengoptimalkan proses pengadaan persediaan.

Semua ini sangat bermanfaat karena pengelola inventory dapat melakukan perhitungan yang akurat dan tepat mengenai status ketersediaan stok saat ini.

Dengan strategi inilah banyak sekali keuntungan yang bisa Anda peroleh. Salah satunya adalah penyimpanan gudang yang lebih hemat tempat dan biaya.

2. Mengatur Tingkatan Stok Yang Minimum

Strategi ini melakukan pengaturan tingkatan stok dengan batas minimum yang tepat agar barang tetap terjaga kualitasnya. 

Yang mana stok barang di sini tidak akan mengalami kehabisan atau membuat perusahaan bisa merugi. Selain itu juga, tingkat minimum stok bisa membuat Anda lebih dalam hal pengelolaan waktu untuk mengisi barang yang diperlukan lagi.

3. Teratur Dalam Melakukan Audit Inventaris

Langkah atau strategi selanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan persediaan secara berkala. Hal ini tentunya dapat membawa banyak manfaat terutama dalam hal produksi bagi perusahaan.

Dengan adanya audit ini dapat kamu gunakan untuk mengetahui kondisi barang atau inventaris di gudang penyimpanan.

Manfaat Inventory Control

3 manfaat dari inventory control bagi setiap perusahaan

Sumber: freepik.com

Setelah memahami dari strategi inventory control, ternyata masih ada manfaat dari pengendalian barang. Adapun manfaat yang dapat kamu rasakan, seperti:

1. Keseimbangan Permintaan Dengan Persediaan Barang

Mengetahui keseimbangan ini tentu sangat penting bagi usaha bisnis yang Anda jalankan. Memastikan pula kelancaran dari proses produksi hingga penjualan kepada konsumen.

2. Biaya Operasional Minimal

Manfaat selanjutnya, dapat memotong biaya operasional yang kamu keluarkan, tentu menjadi keputusan keuangan usaha yang tepat.

3. Barang Aman Tersedia

Pemantauan rutin memungkinkan kamu mempertahankan tingkat inventaris yang tepat jika kamu membutuhkannya di masa mendatang. Semua pasti sangat membantu dan memberikan kemudahan kepada konsumen.

Itulah pembahasan yang jelas mengenai inventory control yang dapat kamu lakukan dalam pengoperasian usaha bisnis yang sedang berjalan.

SHARE
Promo Kami
Inspirasi Lainnya