SHARE

Mau Bikin Restoran Lebih Ramai? Coba Terapkan Open Kitchen, Ini Keuntungannya

Briantama Afiq Ashari
open kitchen

Saat ini, konsep open kitchen sedang naik daun di banyak restoran. Kamu pasti sering melihat dapur restoran yang langsung terlihat dari area makan. 

Para chef terlihat sedang menyiapkan hidangan. 

Kehadiran open kitchen sering bikin suasana makan terasa lebih dekat dan personal. 

Konsep ini juga bikin pelanggan merasa terlibat dalam proses pembuatan menu. 

Jadi, konsep open kitchen punya daya tarik yang kuat untuk bikin restoran kamu terasa berbeda. 

Sekarang, banyak restoran mulai sadar kalau konsep open kitchen bisa membawa pengaruh besar pada experience pelanggan. 

Fokus restoran bukan cuma soal rasa, sensasi seperti open kitchen pun punya peran besar. 

Pelanggan ingin tahu dari mana makanan berasal dengan cara ingin lihat cara chef bekerja. 

Pelanggan ingin merasa yakin bahwa produk yang mereka makan terjaga kualitasnya. 

Dari situ, muncul kebutuhan untuk membangun hubungan yang lebih personal antara dapur dan pelanggan, yuk simak penjelasan lengkapnya!

Kenapa Open Kitchen Bisa Jadi Daya Tarik Utama Restoran?

Dulu, dapur selalu berada di area tertutup. Pelanggan hanya menerima makanan yang sudah siap. 

Sekarang, pola makan masyarakat berubah, pelanggan lebih peduli soal kualitas bahan. 

Intinya, pelanggan ingin tahu apakah proses memasaknya bersih. Konsep open kitchen menjawab kebutuhan itu. 

Ketika pelanggan bisa melihat cara kerja tim dapur, muncul rasa percaya yang lebih besar.

Konsep ini memberi kesan bahwa restoran punya standar yang jelas. Kamu menunjukkan proses yang jujur. 

Pelanggan tentu akan merasakan bahwa restoran kamu punya komitmen untuk menjaga kualitas hidangan. 

Selain itu, open kitchen memberi suasana hiburan. Aktivitas memasak punya daya tarik tersendiri. 

Suara pisau memotong sayuran, bunyi daging menyentuh pan panas. Pelanggan merasa sedang menonton pertunjukan kuliner secara langsung.

Baca Juga: Mengenal American Service: Cara Penyajian dan Kelebihannya

Open Kitchen Meningkatkan Interaksi Chef & Pelanggan

Open Kitchen Meningkatkan Interaksi Chef & Pelanggan

Sumber: istockphoto

Salah satu kekuatan open kitchen adalah kemampuannya menciptakan interaksi. Chef nggak cuma bertugas memasak, dia bisa memberi sapaan ringan. 

Chef bisa menjawab pertanyaan pelanggan tentang bahan atau cara memasak.

Ketika pelanggan punya interaksi yang nyaman, mereka akan lebih mudah mengingat restoran. 

Customer akan punya cerita untuk dibagikan ke teman. Di sini, konsep open kitchen adalah membangun hubungan emosional.

Kamu mungkin pernah makan di restoran yang chef-nya menyapa dan bilang, “Inilah saus favorit saya, semoga Anda suka ya”. 

Kata sederhana begitu bisa punya dampak yang kuat.

Baca Juga: Pahami Pengertian Hot Kitchen dan Cold Kitchen agar Nggak Gagal Paham!

Keuntungan Open Kitchen untuk Restoran Kamu

Nah, itu tadi penjelasan definisi dan alasan kenapa open kitchen mulai menarik untuk diterapkan. 

Sekarang, mari masuk ke manfaat yang bisa kamu dapatkan dari open kitchen:

1. Transparansi yang Meningkatkan Kepercayaan

Pelanggan dapat melihat langsung proses memasak sehingga akan merasa yakin bahwa dapurmu rapi dan higienis. 

Kepercayaan ini penting untuk menciptakan pelanggan yang mau datang kembali.

2. Experience Makan yang Lebih Berkesan

Proses memasak itu sendiri sudah seperti pertunjukan. Pelanggan bisa menikmati sensasi visual, aroma, dan suara, jadi suasananya lebih hidup. 

3. Branding yang Lebih Kuat

Konsep open kitchen bisa jadi ciri identitas restoran kamu. Citra restoran akan terasa lebih modern, terbuka, dan ramah.

4. Crew Dapur Jadi Lebih Teratur

Karena dapur terlihat oleh pelanggan, crew akan lebih disiplin. Standar kebersihan akan terjaga. Workflow dapur juga lebih rapi.

5. Restoran Jadi Lebih Ramai

Kepercayaan, experience, suasana= pelanggan yang balik lagi. Pelanggan juga akan mengajak orang lain, nah ini bisa membantu meningkatkan omzet dalam jangka panjang, loh!

Bagaimana Cara Mulai Menerapkan Open Kitchen?

Bagaimana Cara Mulai Menerapkan Open Kitchen?

Sumber: istockphoto

Kamu bisa memulai dari penataan ruang. Pastikan area dapur punya alur kerja yang jelas. 

Chef juga harus bisa bergerak dengan nyaman. Pastikan ventilasi baik, aroma masakan harus terasa menggugah, bukan mengganggu. 

Oh iya, jangan lupa pula untuk menjaga kebersihan setiap saat. Selain itu, tata letak cahaya juga punya peran penting. 

Pencahayaan hangat bisa bikin dapur terlihat rapi dan nyaman, hindari cahaya yang terlalu keras. 

Warna permukaan dapur juga perlu diperhatikan, pilih warna yang bersih dan menenangkan. 

Yang paling penting, pastikan crew dapur siap dengan standard kerja terbuka. Crew harus tetap santai walau sedang diperhatikan pelanggan.

FAQ Seputar Open Kitchen di Restoran

1. Apa itu konsep open kitchen?

Open kitchen adalah konsep dapur restoran yang dibuat terbuka sehingga pelanggan bisa melihat langsung proses memasak. 

Tujuannya untuk menciptakan transparansi, hiburan, dan experience makan yang lebih interaktif.

2. Apakah open kitchen cocok untuk semua jenis restoran?

Cocok, terutama untuk restoran yang ingin menonjolkan kualitas bahan, kebersihan dapur, dan keahlian chef. 

Namun, perlu diperhatikan layout, ventilasi, serta kebersihan agar tampilannya tetap nyaman dilihat pelanggan.

3. Apa keuntungan utama menerapkan open kitchen?

Open kitchen meningkatkan kepercayaan pelanggan, memberikan nilai hiburan, serta menciptakan suasana restoran yang lebih hidup. 

Selain itu, chef dan kru dapur juga cenderung bekerja lebih rapi dan efisien, karena dipantau langsung oleh pelanggan.

4. Apakah open kitchen memerlukan biaya tambahan dalam desain?

Iya, biasanya ada penyesuaian pada desain interior, pengaturan asap, dan penempatan alat masak yang lebih estetik. 

Namun, biaya tersebut sebanding dengan peningkatan citra restoran.

Penutup

Open kitchen mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperkuat branding, dan membuat pengalaman makan lebih menarik karena proses memasak terlihat langsung. 

Konsep ini bekerja efektif jika dapur tertata rapi, alur kerja efisien, dan crew disiplin.

Agar open kitchen berjalan optimal, kamu membutuhkan sistem dapur yang terorganisir. 

ESB Kitchen membantu menata alur pesanan, mempercepat workflow, dan menjaga kerapian dapur melalui display kitchen yang terintegrasi dengan POS.

Optimalkan open kitchen restoranmu dengan ESB Kitchen. Hubungi Tim ESB sekarang untuk konsultasi dan demo.

SHARE
Promo Kami
Inspirasi Lainnya