SHARE

Contoh Poster Promosi Makanan yang Menarik untuk Meningkatkan Penjualan

Sovia
contoh poster promosi makanan

Poster masih jadi salah satu strategi promosi paling efektif di bisnis kuliner. Di tengah gempuran konten digital dan iklan media sosial, contoh poster promosi makanan yang tepat tetap mampu menarik perhatian, membangun rasa penasaran, dan mendorong keputusan pembelian secara cepat. 

Terutama bagi pelaku UMKM, mencari contoh poster promosi makanan yang mudah digambar menjadi solusi praktis agar tetap bisa promosi tanpa biaya desain besar.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap fungsi poster makanan, cara membuatnya agar efektif, hingga contoh-contoh desain yang bisa langsung kamu jadikan inspirasi.

Apa Itu Poster Promosi Makanan dan Kenapa Masih Efektif?

Poster promosi makanan adalah media visual yang dirancang untuk memperkenalkan produk kuliner, promo, atau event tertentu. Isinya bisa berupa foto makanan, ilustrasi, harga, diskon, hingga ajakan membeli.

Meski terlihat sederhana, poster punya kekuatan besar karena mampu menarik perhatian secara instan, membangun persepsi rasa dan kualitas, serta memicu keputusan pembelian dalam waktu singkat. 

Biaya produksinya pun relatif terjangkau dibandingkan dengan kampanye iklan berbayar.

Restoran, kafe, food truck, bakery, hingga bisnis katering sering memanfaatkan poster untuk memperkenalkan menu baru atau promo spesial. 

Poster bisa dipasang di depan outlet, di area kasir, di dinding food court, bahkan diunggah ulang ke media sosial sebagai materi promosi tambahan.

Fungsi Strategis Poster Promosi Makanan

Poster bukan sekadar hiasan dinding. Jika dibuat dengan strategi yang tepat, dampaknya bisa langsung terasa pada penjualan. Berikut beberapa fungsi dari poster:

1. Menarik Perhatian dan Meningkatkan Awareness

Poster dengan warna mencolok dan headline besar mampu menghentikan langkah orang yang lewat. 

Kalimat singkat seperti “Diskon 50% Hari Ini!” atau “Menu Baru Sudah Hadir!” dapat langsung membangun rasa penasaran.

Visual makanan yang terlihat lezat membantu memperkuat persepsi kualitas produk dan membuat orang ingin mencoba.

2. Menargetkan Audiens Secara Spesifik

Poster sangat efektif untuk promosi berbasis lokasi. Misalnya promo makan siang di area perkantoran atau paket hemat mahasiswa di sekitar kampus. 

Dengan sekali cetak dan penempatan strategis, pesan promosi bisa menjangkau target pasar yang tepat tanpa biaya berulang seperti iklan digital.

3. Membangun Cerita Visual yang Menggugah Selera

Poster yang baik tidak hanya menampilkan makanan, tetapi juga membangun suasana. 

Visual kopi hangat di pagi hari, minuman dingin dengan efek embun, atau makanan tradisional dengan sentuhan budaya lokal dapat menciptakan koneksi emosional. 

Cerita visual inilah yang sering kali membuat poster lebih diingat.

Baca juga: Contoh Iklan Produk Makanan yang Sukses Menarik Pembeli

Cara Membuat Poster Promosi Makanan yang Menarik

Membuat contoh poster promosi makanan yang efektif sebenarnya tidak harus rumit. Dengan memahami beberapa prinsip dasar, kamu bisa menghasilkan desain yang sederhana namun tetap powerful.

1. Gunakan Informasi yang Jelas dan Singkat

Poster bukan tempat untuk penjelasan panjang. Fokus pada nama menu atau promo, harga, periode berlaku, dan ajakan bertindak.

Gunakan kalimat langsung seperti “Nikmati Sensasi Pedasnya!”, “Buy 1 Get 1 Khusus Hari Ini”, atau “Sekarang Buka!”.

Pesan yang singkat membuat orang cepat memahami inti promosi hanya dalam beberapa detik.

2. Pilih Warna yang Menggugah Selera

Warna memiliki dampak psikologis yang kuat. Merah dan oranye dikenal mampu meningkatkan nafsu makan, sementara kuning memberi kesan ceria dan energik. 

Untuk produk sehat seperti salad atau jus, hijau lebih efektif karena identik dengan kesegaran.

Kombinasi warna yang tepat membuat poster terlihat lebih hidup dan menarik perhatian.

3. Gunakan Font yang Mudah Dibaca

Jenis huruf harus jelas dan terbaca dari jarak tertentu. Hindari font yang terlalu dekoratif atau rumit.

Gunakan satu font utama untuk headline dan font sederhana untuk informasi detail. Harga sebaiknya dibuat lebih besar agar langsung menjadi fokus utama.

4. Gunakan Visual yang Menarik atau Ilustrasi Sederhana

Visual adalah elemen terpenting dalam poster makanan. Foto dengan pencahayaan yang baik dapat membuat makanan terlihat lebih menggoda.

Namun jika ingin membuat contoh poster promosi makanan yang mudah digambar, ilustrasi tangan juga bisa menjadi pilihan. 

Misalnya dengan menggambar burger menggunakan garis tebal sederhana, membuat ilustrasi es teh dengan efek tetesan air untuk menonjolkan kesegaran, atau menggambar mie dengan asap mengepul untuk menunjukkan kehangatan. 

Desain sederhana seperti ini sering kali terasa lebih autentik dan mudah diingat.

5. Tambahkan Penawaran yang Menguntungkan

Promo menjadi daya tarik utama dalam banyak poster makanan. Diskon 20 persen, beli satu gratis satu, atau paket bundling dengan harga hemat dapat meningkatkan minat beli secara signifikan.

Penawaran yang jelas membuat calon pelanggan merasa mendapatkan nilai lebih.

6. Sertakan Call to Action yang Tegas

Poster harus memberi arahan jelas tentang langkah berikutnya. Kalimat seperti “Pesan Sekarang!”, “Kunjungi Outlet Terdekat”, atau “Order via GrabFood & GoFood” membantu mempercepat keputusan pembelian.

Tanpa CTA yang kuat, pesan promosi terasa kurang lengkap.

Contoh Poster Promosi Makanan

Contoh Poster Promosi Makanan

Sumber: sribu.com

Contoh Poster Promosi Makanan

Sumber: sribu.com

Contoh Poster Promosi Makanan

Sumber: freepik.com

Contoh Poster Promosi Makanan

Sumber: freepik.com

Kesalahan Umum Saat Membuat Poster Promosi Makanan

Meskipun terlihat sederhana, masih banyak pelaku usaha yang kurang tepat saat membuat poster promosi. Alih-alih menarik perhatian, desain yang kurang strategis justru membuat pesan tidak tersampaikan dengan maksimal.

Supaya poster benar-benar efektif meningkatkan penjualan, berikut beberapa kesalahan umum yang perlu dihindari.

1. Terlalu Banyak Teks

Poster yang terlalu penuh tulisan membuat orang enggan membaca. Fokuslah pada satu pesan utama agar informasi mudah dipahami dalam waktu singkat.

2. Warna Tidak Harmonis

Penggunaan warna yang bertabrakan membuat desain terasa melelahkan di mata. Pilih kombinasi warna yang selaras dan sesuai dengan karakter brand.

3. Tidak Ada Harga atau CTA

Poster tanpa harga sering membuat calon pembeli ragu. Selain itu, tanpa ajakan bertindak, pesan promosi terasa kurang tegas dan tidak mengarahkan tindakan.

Baca juga: Advertising Adalah Cara Jitu Menarik Pelanggan, Begini Caranya!

Frequently Asked Question Seputar Poster Promosi Makanan

1. Apakah poster promosi makanan masih efektif di era digital?

Ya, poster tetap efektif terutama untuk promosi lokal dan pembelian impulsif. Poster juga bisa difoto dan digunakan kembali sebagai konten media sosial sehingga fungsinya menjadi lebih luas.

2. Apakah harus menggunakan desain profesional?

Tidak selalu. Contoh poster promosi makanan yang mudah digambar dengan ilustrasi sederhana pun tetap bisa menarik selama pesan, warna, dan tampilannya jelas serta mudah dibaca.

3. Bagaimana cara mengetahui poster efektif atau tidak?

Efektivitas bisa diukur dari peningkatan penjualan selama periode promo berlangsung atau dari penggunaan kode promo khusus yang hanya tercantum di poster.

4. Di mana lokasi terbaik untuk memasang poster promosi makanan?

Lokasi terbaik adalah area dengan lalu lintas tinggi dan dekat dengan target pasar, seperti depan outlet, area kasir, pintu masuk mall, sekitar kampus, atau perkantoran. Penempatan yang strategis sangat memengaruhi tingkat visibilitas dan respons pelanggan.

5. Berapa lama sebaiknya poster promo dipasang?

Idealnya, poster dipasang sesuai durasi promo agar tetap relevan dan tidak membingungkan pelanggan. Jika promo sudah berakhir, sebaiknya segera diganti dengan desain baru agar tampilan outlet tetap fresh dan profesional.

Kesimpulan

Membuat contoh poster promosi makanan yang efektif tidak harus rumit. 

Dengan pesan yang jelas, visual yang menggugah selera, warna yang tepat, serta CTA yang tegas, poster bisa menjadi alat promosi yang sangat berdampak. 

Bahkan desain sederhana pun tetap bisa menarik perhatian dan meningkatkan penjualan jika dibuat dengan strategi yang tepat.

Namun promosi yang kuat perlu didukung sistem operasional yang solid. Untuk bisnis kuliner yang ingin berkembang lebih terstruktur, digitalisasi menjadi langkah penting. 

ESB menghadirkan ekosistem lengkap untuk FnB mulai dari sistem POS, ERP, kiosk, sistem pemesanan makanan online, manajemen supply chain, hingga sistem manajemen antrean pelanggan.

ESB POS adalah aplikasi kasir holistik khusus bisnis kuliner yang mampu mendeteksi dan mencegah fraud, mengelola menu dan berbagai tipe promosi. 

Aplikasi ini juga menyediakan fitur manajemen meja paling lengkap seperti split bill dan move table, mendukung multi-kasir untuk efisiensi operasional, menghadirkan customer display agar pelanggan bisa mengecek pesanan.

Selain itu, ESB POS juga terintegrasi dengan GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood, menyediakan loyalty program, reservasi, voucher digital, sistem deposit untuk konsep food court, serta terhubung langsung dengan display kitchen yang memudahkan crew dapur memproses pesanan.

Dengan promosi yang menarik dan sistem yang terintegrasi, bisnis kuliner bisa tumbuh lebih cepat dan lebih terkontrol.

Yuk, hubungi tim ESB sekarang dan manfaatkan solusi ESB POS untuk bisnis kulinermu!

SHARE
Promo Kami
Inspirasi Lainnya