SHARE

15+ Menu Starbucks yang Recommended & Jadi Favorit Pelanggan

Sovia
Menu Starbucks

Menu Starbucks selalu berhasil menarik perhatian, baik untuk pecinta kopi maupun penikmat minuman non-coffee. Sebagai brand kopi global yang lahir di Seattle pada tahun 1971, Starbucks berkembang menjadi lebih dari sekadar kedai kopi. 

Di Indonesia, gerainya hadir di berbagai kota besar dan menjadi bagian dari gaya hidup modern, tempat untuk bekerja, meeting, atau sekadar quality time.

Logo siren hijau yang ikonik pun menyimpan cerita. Terinspirasi dari mitologi Yunani tentang sosok yang mampu memikat lewat suaranya, Starbucks membawa filosofi yang sama dalam setiap pengalaman minum kopi: aroma yang menggoda, rasa yang konsisten, dan suasana yang membuat orang ingin kembali lagi.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan pembahasan lengkap seputar menu Starbucks, mulai dari kopi populer, menu Starbucks yang recommended untuk non-coffee, ukuran minuman, makanan pendamping, hingga inovasi menu terbaru yang sedang jadi favorit.

Menu Kopi Starbucks yang Paling Populer

Starbucks dikenal luas karena kualitas kopi dan konsistensi rasanya. Dari espresso klasik hingga minuman berbasis susu yang creamy, setiap racikan dibuat dengan standar yang sama di seluruh dunia. 

Bagi banyak pelanggan, memilih menu Starbucks sering kali dimulai dari kategori kopi karena di sinilah identitas brand terasa paling kuat.

Berikut beberapa menu kopi yang paling sering dipesan dan menjadi favorit di berbagai kota:

1. Caffè Americano

Caffè Americano adalah pilihan tepat buat yang menyukai rasa kopi murni tanpa tambahan susu. Dibuat dari espresso yang ditambahkan air panas, karakter rasanya kuat, bersih, dan cenderung pahit. 

Menu ini tersedia dalam versi panas maupun dingin, cocok untuk yang ingin menikmati kopi secara sederhana dan autentik.

2. Caramel Macchiato

Caramel Macchiato termasuk menu Starbucks yang recommended untuk penikmat kopi manis. 

Perpaduan espresso, susu steamed, dan sirup karamel menciptakan lapisan rasa yang lembut dengan sentuhan manis di bagian akhir. Minuman ini sering jadi pilihan pertama bagi pelanggan baru.

3. Java Chip Frappuccino

Meski masuk kategori blended coffee, Java Chip Frappuccino tetap menjadi salah satu varian kopi paling populer. 

Kombinasi kopi, cokelat, es, dan potongan cokelat renyah menghasilkan tekstur creamy dengan sensasi crunchy yang unik. Tampilannya pun menarik dan cocok untuk dinikmati santai.

4. Asian Dolce Latte

Asian Dolce Latte menawarkan rasa kopi yang lebih creamy dengan tingkat kemanisan yang seimbang. 

Teksturnya halus dan tidak terlalu strong, sehingga nyaman dinikmati kapan saja, terutama bagi yang tidak ingin rasa kopi terlalu dominan.

5. Vanilla Latte

Vanilla Latte memadukan espresso dengan susu dan sirup vanilla, menghasilkan rasa yang ringan dan familiar. Ini adalah opsi aman yang hampir selalu cocok untuk berbagai selera.

Selain varian di atas, Starbucks juga rutin menghadirkan inovasi seperti Es Kopi Gula Aren Pandan, Matcha Coconut Cold Brew, hingga Caramel Biscoff Frappuccino yang memadukan tren global dengan sentuhan rasa lokal.

Baca juga: Outlet Sebagai Wajah Bisnis F&B: Fungsi, Contoh, dan Tips Suksesnya

Menu Starbucks Non-Coffee yang Recommended

Menu Starbucks Non-Coffee yang Recommended

Sumber: instagram.com

Tidak semua orang datang ke Starbucks untuk kopi. Kategori non-coffee justru menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi yang ingin minuman manis, segar, atau lebih ringan kadar kafeinnya.

Berikut beberapa menu Starbucks yang recommended dari kategori non-coffee:

1. Signature Chocolate

Minuman cokelat premium dengan susu dan whipped cream ini menghadirkan rasa cokelat yang kaya dan lembut. Cocok dinikmati saat cuaca dingin atau sebagai comfort drink setelah hari yang panjang.

2. Green Tea Latte

Green Tea Latte menggunakan matcha berkualitas yang dipadukan dengan susu, menghasilkan rasa khas yang sedikit pahit namun creamy. Menu ini sangat populer di Asia dan sering menjadi pilihan utama pecinta matcha.

3. Black Tea Latte

Perpaduan teh hitam dengan susu dan pemanis menghasilkan rasa yang elegan dan seimbang. Cocok untuk sore hari ketika ingin minuman hangat tanpa rasa kopi.

4. Earl Grey Tea Latte

Teh Earl Grey dengan aroma citrus khas berpadu dengan susu hangat dan sedikit sentuhan manis. Karakternya aromatik dan berkelas, ideal untuk penikmat teh dengan rasa yang lebih kompleks.

5. Chai Tea Latte

Chai Tea Latte memadukan teh hitam dengan kayu manis dan rempah-rempah hangat lainnya. Rasanya kaya, sedikit spicy, dan memberikan sensasi menghangatkan.

6. Iced Shaken Lemonade Tea

Kombinasi teh dan lemonade menghasilkan rasa segar yang seimbang antara manis dan asam. Minuman ini sangat cocok untuk cuaca panas.

7. Green Tea Cream Frappuccino

Blended matcha dengan susu dan es yang ditutup whipped cream menciptakan minuman dingin yang creamy dan visually appealing. Salah satu varian non-coffee paling laris.

8. Double Chocolate Cream Frappuccino

Perpaduan cokelat, susu, es, dan saus mocha menghasilkan rasa cokelat yang intens namun tetap seimbang.

9. Mango Passion Frappuccino

Campuran mangga dan buah markisa dengan teh hibiscus menciptakan sensasi tropis yang segar. Cocok untuk yang ingin minuman fruity tanpa rasa kopi.

Ukuran Minuman Starbucks

Salah satu hal yang sering membingungkan pelanggan baru adalah istilah ukuran di Starbucks. 

Berbeda dengan istilah small, medium, dan large pada umumnya, Starbucks menggunakan istilah khas yang sudah menjadi bagian dari identitas brand.

1. Tall

Tall merupakan ukuran paling kecil yang tersedia untuk sebagian besar minuman. Porsi ini cocok untuk yang ingin mencoba menu baru atau tidak ingin konsumsi minuman terlalu banyak. 

Untuk minuman berbasis espresso, ukuran ini biasanya sudah cukup memberikan rasa yang seimbang.

2. Grande

Grande adalah ukuran medium sekaligus yang paling populer. Banyak pelanggan memilih ukuran ini karena porsinya terasa pas, tidak terlalu sedikit dan tidak berlebihan. Untuk minuman favorit, Grande sering menjadi pilihan default.

3. Venti

Venti adalah ukuran terbesar. Cocok untuk yang ingin menikmati minuman lebih lama atau benar-benar ingin porsi ekstra. Pada minuman dingin, volume Venti biasanya lebih besar dibanding versi panasnya.

Perlu diingat, harga minuman akan menyesuaikan ukuran yang dipilih. Semakin besar ukurannya, semakin tinggi pula harganya. 

Menyesuaikan ukuran dengan kebutuhan bisa membantu menikmati menu Starbucks favorit secara lebih bijak.

Menu Makanan Starbucks yang Cocok Jadi Pendamping

Selain minuman, Starbucks juga dikenal dengan pilihan makanan yang praktis dan berkualitas. Kombinasi minuman dan makanan yang tepat bisa meningkatkan pengalaman menikmati waktu di kafe.

1. Sandwich

Sandwich di Starbucks dirancang sebagai pilihan yang praktis dan mengenyangkan. 

Varian seperti Tuna Cheese Whole Wheat Panini atau Spicy Tuna Bread menawarkan perpaduan roti gandum dengan isian gurih yang kaya rasa. 

Teksturnya lembut di dalam dan sedikit renyah di luar, cocok untuk sarapan cepat atau makan siang ringan di sela aktivitas.

2. Pastry

Pilihan pastry seperti Chocolate Croissant dan Almond Croissant menjadi favorit karena lapisan kulitnya yang flaky dan aroma mentega yang khas. Isian cokelat atau taburan almond crispy yang pas sebagai teman ngopi di pagi atau sore hari.

3. Cake

Untuk pencinta dessert, tersedia pilihan seperti New York Cheesecake dengan tekstur lembut dan rasa creamy yang kaya, hingga Blue Velvet Roll Cake yang tampil menarik dengan lapisan krim keju di dalamnya. 

Cake di Starbucks cocok dinikmati perlahan sambil bersantai atau ngobrol santai bersama teman.

Baca juga: ESB Temani Perjalanan Coffee Shop Ini Menjadi No. 1 di Indonesia

Frequently Asked Question Seputar Menu Starbucks

1. Apa menu Starbucks yang recommended untuk pemula?

Caramel Macchiato, Vanilla Latte, atau Signature Chocolate sering jadi pilihan aman karena rasanya tidak terlalu strong.

2. Apa minuman non-coffee paling populer?

Green Tea Latte dan Signature Chocolate termasuk yang paling banyak dipesan.

3. Apa perbedaan Tall, Grande, dan Venti?

Perbedaannya terletak pada volume minuman. Tall paling kecil, Grande medium, dan Venti paling besar dengan harga yang menyesuaikan.

4. Apakah Starbucks menyediakan makanan berat?

Selain pastry dan cake, tersedia sandwich yang cukup mengenyangkan untuk makan ringan.

5. Apakah Starbucks rutin menghadirkan menu baru?

Ya, setiap tahun biasanya ada varian musiman atau inovasi rasa baru yang mengikuti tren pasar.

Kesimpulan

Menu Starbucks menawarkan variasi yang sangat lengkap, mulai dari kopi klasik, menu Starbucks yang recommended untuk non-coffee, Frappuccino yang creamy, hingga makanan pendamping yang lezat. 

Dengan pilihan ukuran dan rasa yang beragam, setiap orang bisa menemukan minuman favorit sesuai selera dan kebutuhan.

Kalau kamu menjalankan bisnis F&B dan ingin membangun loyalitas pelanggan seperti brand global, saatnya memanfaatkan ESB Loop, Sistem Loyalty Program. 

Dengan fitur Smart Campaign untuk promo tertarget, dashboard yang memudahkan pengelolaan promo sesuai preferensi pelanggan, sistem tiering membership, mission & birthday treats untuk meningkatkan retensi, white label website sesuai identitas brand, hingga auto member setelah pengisian data, ESB Loop membantu meningkatkan conversion rate dan ROI secara lebih terukur. 

Hubungi tim ESB sekarang dan manfaatkan ESB Loop untuk bisnis kulinermu!

SHARE
Promo Kami
Inspirasi Lainnya