SHARE
Kirim Uang ke Luar Negeri untuk Bisnis: Metode Transaksi & Rekomendasi Aplikasi yang Efisien
Nadiyah Fatin
Bagi banyak bisnis, kirim uang ke luar negeri sudah menjadi bagian rutin dari operasional untuk berbagai keperluan, seperti bayar supplier, bayar tools bisnis, dan masih banyak lagi.
Tantangannya bukan hanya memastikan dana sampai, tetapi memastikan proses pembayaran efisien, transparan, dan selaras dengan manajemen arus kas bisnis.
Karena itu, pemilihan metode dan aplikasi transaksi internasional menjadi keputusan strategis, bukan sekadar teknis.
Metode Umum Kirim Uang ke Luar Negeri untuk Bisnis
Dalam praktiknya, bisnis menggunakan beberapa pendekatan berbeda tergantung skala transaksi dan kebutuhan operasional.
Transfer bank internasional melalui jaringan SWIFT masih menjadi metode paling konvensional. Cara ini lazim digunakan untuk transaksi bernilai besar dan relasi korporasi lintas negara.
Namun, prosesnya sering melibatkan bank perantara, sehingga waktu penyelesaian dan biaya akhir tidak selalu dapat diprediksi sejak awal.
Selain itu, sebagian bisnis memanfaatkan layanan remitansi atau payment gateway internasional.
Metode ini biasanya lebih cepat dan transparan dari sisi biaya, tetapi tidak selalu terintegrasi dengan sistem keuangan internal perusahaan.
Akibatnya, tim finance tetap harus melakukan pencatatan dan rekonsiliasi secara manual.
Rekomendasi Aplikasi & Platform Transaksi ke Luar Negeri
Untuk bisnis yang melakukan pembayaran internasional secara rutin, penggunaan platform khusus dapat memberikan efisiensi yang signifikan.
Berikut beberapa pendekatan yang umum digunakan, beserta keunggulannya.
1. Transfer bank internasional langsung
Cocok untuk perusahaan yang sudah memiliki relasi perbankan global dan volume transaksi besar. Kelemahannya terletak pada visibilitas biaya dan proses yang relatif panjang.
2. Platform pembayaran lintas negara
Platform seperti ini dirancang khusus untuk kebutuhan bisnis, platform ini menggabungkan proses invoice, pembayaran, dan pencatatan dalam satu alur.
Beberapa di antaranya adalah seperti Wise, PayPal, Transfez, dan sebagainya. Namun, aplikasi seperti ini belum tentu cocok untuk bisnis dengan transaksi yang besar.
3. PaperXB
PaperXB dirancang sebagai solusi kirim uang ke luar negeri yang fokus pada kebutuhan operasional bisnis.
PaperXB bukan hanya memfasilitasi kirim uang, tetapi memberi kemudahan agar transaksi bisnis tercatat rapi dan mendukung pengelolaan arus kas.
Beberapa nilai tambah yang membuat PaperXB relevan untuk bisnis antara lain:
- Akses pembayaran dengan kartu kredit, sehingga tempo pembayaran makin panjang.
- Visibilitas nilai transaksi dan status pembayaran transparan, tanpa biaya tersembunyi.
- Proses pembayaran terhubung dengan dokumen bisnis, seperti invoice, sehingga mengurangi risiko kesalahan data dan mempercepat rekonsiliasi.
Dengan begitu, pembayaran internasional tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari workflow keuangan yang lebih terstruktur.
Nah, itulah dia beberapa rekomendasi metode kirim uang ke luar negeri yang bisa Anda pertimbangkan.
Jangan lupa, metode kirim uang ke luar negeri yang dipilih bisnis akan berdampak langsung pada arus kas.
Biaya tersembunyi, selisih kurs, dan keterlambatan pembayaran dapat mengganggu proyeksi keuangan jika tidak dikelola dengan baik.
Maka dari itu, platform yang memberikan transparansi dan kontrol lebih baik membantu bisnis menjaga stabilitas kas, terutama ketika transaksi internasional dilakukan secara rutin.
*Artikel ini merupakan hasil kerja sama Paper dan ESB.id
SHARE