QRIS Dinamis vs Statis: Perbedaan dan Keunggulannya Cegah Penipuan Bisnis
Point of Sales (POS)

QRIS Dinamis vs Statis: Perbedaan dan Keunggulannya Cegah Penipuan Bisnis

Tayang: 28 Juli 2026Ditulis Oleh: Sovia

Pembayaran digital sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari hari masyarakat. Mulai dari membeli kopi, makan di restoran, hingga berbelanja kebutuhan harian, semuanya kini bisa dilakukan hanya dengan memindai QR Code.

Salah satu teknologi yang paling banyak digunakan adalah QRIS yang dikembangkan oleh Bank Indonesia sebagai standar pembayaran menggunakan QR Code di Indonesia.

Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami bahwa QRIS memiliki dua jenis, yaitu QRIS statis dan QRIS dinamis.

Sekilas keduanya memang terlihat sama karena sama sama menggunakan QR Code.

Padahal, cara kerja, tingkat keamanan, hingga manfaatnya untuk operasional bisnis sangat berbeda.

Perbedaan tersebut menjadi semakin penting ketika bisnis mulai berkembang dan jumlah transaksi meningkat setiap hari.

Sistem pembayaran yang kurang tepat dapat memicu kesalahan input nominal, memperlambat proses pembayaran, bahkan membuka peluang terjadinya penipuan.

Melalui artikel ini, kamu akan memahami apa itu QRIS statis dan qris dinamis adalah solusi pembayaran modern yang mampu meningkatkan keamanan sekaligus efisiensi bisnis.

Dengan begitu, kamu bisa menentukan jenis QRIS yang paling sesuai dengan kebutuhan usaha.

Apa Itu QRIS Statis dan Dinamis?

QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu standar nasional pembayaran menggunakan QR Code yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Sistem ini memungkinkan berbagai aplikasi pembayaran digital menggunakan satu jenis QR Code sehingga transaksi menjadi lebih praktis bagi pelanggan maupun pelaku usaha.

QRIS statis adalah QR Code yang bersifat tetap dan digunakan berulang kali untuk seluruh transaksi.

Biasanya kode ini dicetak dalam bentuk stiker atau display yang ditempatkan di area kasir.

Saat pelanggan melakukan pembayaran, mereka perlu memasukkan nominal transaksi secara manual sebelum menyelesaikan pembayaran.

Model ini cukup efektif untuk usaha dengan transaksi sederhana atau jumlah transaksi yang belum terlalu banyak.

Misalnya warung makan, kios kecil, atau tenant bazar yang tidak membutuhkan sistem pembayaran yang kompleks.

Sementara itu, QRIS dinamis adalah QR Code yang dibuat secara otomatis setiap kali transaksi berlangsung.

Nominal pembayaran sudah tercantum di dalam QR Code sehingga pelanggan hanya perlu melakukan pemindaian dan memasukkan PIN pembayaran.

Setiap kode hanya berlaku untuk satu transaksi sehingga tidak bisa digunakan kembali.

Karena dibuat secara unik untuk setiap pembayaran, QRIS dinamis umumnya terintegrasi dengan sistem kasir atau Point of Sale.

Hal ini membuat proses pembayaran menjadi lebih cepat, akurat, sekaligus memudahkan pencatatan transaksi secara otomatis.

Perbedaan Utama QRIS Statis dan QRIS Dinamis

Meskipun sama sama menggunakan QR Code sebagai media pembayaran, QRIS statis dan QRIS dinamis memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Perbedaan pertama terletak pada cara pembentukan kode QR. QRIS statis menggunakan satu kode yang sama untuk seluruh transaksi sehingga pelanggan harus memasukkan nominal pembayaran secara manual.

Sebaliknya, QRIS dinamis menghasilkan QR Code baru untuk setiap transaksi dengan nominal yang sudah sesuai dengan total tagihan.

Perbedaan berikutnya berkaitan dengan keamanan transaksi. QRIS statis memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyalahgunaan karena kode yang sama digunakan terus menerus.

Apabila ada pihak yang mengganti stiker QR Code dengan kode palsu, pelanggan dapat secara tidak sadar mengirimkan pembayaran ke rekening yang salah.

Sebaliknya, QRIS dinamis jauh lebih aman karena setiap transaksi memiliki kode yang berbeda.

Setelah pembayaran selesai, kode tersebut tidak dapat digunakan kembali. Kondisi ini membantu mengurangi peluang terjadinya penipuan maupun manipulasi pembayaran.

Dari sisi operasional, QRIS dinamis juga menawarkan proses pencatatan yang lebih efisien. Seluruh transaksi dapat langsung tercatat sesuai nominal pembayaran sehingga risiko selisih laporan menjadi lebih kecil.

Berbeda dengan QRIS statis yang masih membutuhkan proses pengecekan manual apabila terjadi perbedaan nominal atau kesalahan input.

Bagi pelanggan, QRIS dinamis juga memberikan pengalaman pembayaran yang lebih praktis.

Mereka tidak perlu lagi mengetik jumlah pembayaran secara manual sehingga proses checkout menjadi lebih cepat dan mengurangi potensi kesalahan.

Keuntungan Menggunakan QRIS Dinamis untuk Bisnis

Sumber: magnific.com

Seiring meningkatnya transaksi digital, banyak bisnis mulai beralih menggunakan QRIS dinamis karena mampu memberikan pengalaman pembayaran yang lebih aman sekaligus mendukung operasional yang lebih efisien.

Berikut beberapa keuntungan yang bisa diperoleh bisnis ketika menggunakan QRIS dinamis:

1. Mengurangi Risiko Penipuan

Salah satu alasan utama banyak bisnis beralih ke QRIS dinamis adalah faktor keamanan.

Setiap transaksi memiliki QR Code yang berbeda sehingga peluang penyalahgunaan menjadi jauh lebih kecil.

Karena kode hanya berlaku untuk satu transaksi, pelaku kejahatan tidak dapat memanfaatkan QR Code lama untuk mengalihkan pembayaran pelanggan.

Hal ini membantu bisnis mengurangi risiko fraud yang dapat merugikan operasional maupun reputasi usaha.

2. Meminimalkan Kesalahan Input Nominal

Pada QRIS statis, pelanggan masih harus memasukkan nominal pembayaran secara manual.

Kesalahan mengetik jumlah pembayaran bisa menyebabkan transaksi kurang bayar maupun lebih bayar.

Dengan QRIS dinamis, nominal sudah otomatis muncul sesuai total belanja. Pelanggan hanya perlu melakukan konfirmasi pembayaran sehingga proses transaksi menjadi lebih akurat.

3. Mempercepat Proses Pembayaran

Ketika antrean pelanggan mulai panjang, setiap detik dalam proses pembayaran sangat berharga.

QRIS dinamis membantu mempercepat proses checkout karena pelanggan tidak perlu lagi memasukkan nominal transaksi.

Kasir juga tidak perlu melakukan pengecekan manual terhadap jumlah pembayaran sehingga waktu pelayanan menjadi lebih singkat.

4. Memudahkan Rekonsiliasi Transaksi

Setiap transaksi yang menggunakan QRIS dinamis memiliki identitas pembayaran yang berbeda.

Kondisi ini memudahkan sistem untuk mencocokkan pembayaran dengan transaksi yang terjadi.

Pemilik bisnis pun lebih mudah melakukan audit, pengecekan laporan harian, maupun proses tutup kas tanpa harus melakukan banyak verifikasi manual.

5. Mendukung Integrasi dengan Sistem Kasir

Keunggulan lain dari QRIS dinamis adalah kemampuannya untuk terhubung dengan sistem POS modern.

Saat transaksi selesai, data pembayaran langsung masuk ke laporan penjualan secara otomatis. Integrasi ini membantu bisnis memperoleh data yang lebih akurat sekaligus mempercepat proses pengelolaan operasional.

6. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Pelanggan tentu menginginkan proses pembayaran yang cepat, praktis, dan minim kesalahan.

QRIS dinamis mampu menghadirkan pengalaman tersebut karena seluruh detail pembayaran sudah tersedia sejak awal. Proses transaksi menjadi lebih sederhana sehingga pelanggan merasa lebih nyaman saat berbelanja.

Baca juga: Meningkatkan Efisiensi Restoran dengan Sistem Pembayaran Tercanggih

Kapan Bisnis Kamu Harus Beralih ke QRIS Dinamis?

Pada dasarnya tidak ada aturan yang mengharuskan semua bisnis langsung menggunakan QRIS dinamis. QRIS statis masih menjadi pilihan yang tepat untuk usaha dengan jumlah transaksi yang relatif sedikit atau bisnis yang baru mulai beroperasi.

Namun, ketika bisnis mulai berkembang, kebutuhan operasional juga ikut berubah.

Jika antrean pelanggan semakin panjang, proses pembayaran mulai memakan waktu, atau sering terjadi selisih transaksi akibat kesalahan input nominal, maka sudah saatnya mempertimbangkan penggunaan QRIS dinamis.

Peralihan ini juga penting apabila bisnis telah menggunakan sistem kasir digital dan membutuhkan pencatatan transaksi yang otomatis.

Dengan integrasi antara QRIS dinamis dan POS, seluruh proses pembayaran dapat berlangsung lebih cepat, laporan menjadi lebih akurat, dan risiko fraud dapat ditekan secara signifikan.

Restoran, kafe, toko retail, bakery, hingga bisnis dengan banyak cabang merupakan contoh usaha yang akan memperoleh manfaat besar dari penggunaan QRIS dinamis karena volume transaksi mereka cenderung tinggi setiap harinya.

FAQ Seputar QRIS Dinamis vs Statis

1. Apa perbedaan utama QRIS statis dan QRIS dinamis?

QRIS statis menggunakan satu QR Code yang sama untuk semua transaksi, sedangkan QRIS dinamis membuat QR Code baru dengan nominal otomatis pada setiap transaksi.

2. Apakah QRIS dinamis lebih aman?

Ya. Karena setiap QR Code hanya berlaku untuk satu transaksi, risiko pemalsuan dan penyalahgunaan menjadi lebih kecil dibandingkan QRIS statis.

3. Apakah QRIS dinamis cocok untuk restoran?

Sangat cocok. Terutama bagi restoran yang memiliki transaksi tinggi karena pembayaran menjadi lebih cepat dan langsung tercatat di sistem kasir.

4. Apakah QRIS statis masih bisa digunakan?

Masih bisa. QRIS statis tetap relevan untuk usaha kecil atau bisnis dengan jumlah transaksi yang belum terlalu banyak.

5. Apakah QRIS dinamis harus terhubung dengan POS?

Sebagian besar implementasi QRIS dinamis memang lebih optimal jika terintegrasi dengan sistem POS agar transaksi dan laporan penjualan tercatat secara otomatis.

Baca juga: Multi Payment Artinya: Pengertian, Keuntungan, Alur Penggunaan dan Jenis Metode Pembayaran Digital

Kesimpulan

Memahami perbedaan antara QRIS statis dan QRIS dinamis membantu bisnis memilih sistem pembayaran yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional.

Jika QRIS statis masih cocok untuk usaha dengan transaksi sederhana, maka QRIS dinamis menjadi pilihan yang lebih ideal ketika bisnis mulai berkembang, membutuhkan proses pembayaran yang lebih cepat, pencatatan yang akurat, serta perlindungan lebih baik terhadap risiko penipuan.

Agar manfaat QRIS dinamis semakin maksimal, gunakan sistem kasir yang sudah terintegrasi seperti ESB POS.

ESB POS merupakan aplikasi kasir holistik khusus bisnis kuliner yang mampu mendeteksi dan mencegah fraud, mengelola menu serta promosi, mendukung multi kasir, customer display, loyalty program, reservasi, voucher digital, hingga terintegrasi dengan GrabFood, GoFood, ShopeeFood, dan display kitchen.

Hubungi tim ESB sekarang juga untuk mengetahui bagaimana ESB POS dapat membantu menghadirkan sistem pembayaran yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi bisnis kuliner kamu.

ESB

Ruko Paramount Center II Blok B/8,
Jl. CBD Gading Serpong, Tangerang 15810

150358

(08.30 - 18.00) GMT+7

InstagramFacebookTikTokLinkedInEmail
Copyright 2026 © PT. Esensi Solusi Buana